Bahaya Membiarkan Tangki BBM Kosong Saat Mobil Ditinggal Mudik

Tangki kosong picu kondensasi dan karat; isi penuh untuk cegah kerusakan fuel pump saat mudik.
Mudik Lebaran menjadi tradisi yang dinanti-nanti. Banyak pemilik kendaraan memilih untuk meninggalkan mobil pribadinya di rumah dan berangkat menggunakan transportasi umum. Namun, ada satu kebiasaan yang sering dianggap sepele padahal berdampak fatal: meninggalkan mobil dengan kondisi tangki bahan bakar yang kosong atau tiris.
Mungkin Anda berpikir bahwa mengosongkan tangki adalah langkah keamanan agar tidak ada bahan bakar yang menguap. Faktanya, hal ini justru mengundang masalah serius pada sistem mekanis mobil Anda.
Mengapa Tangki Harus Terisi Penuh?
Saat mobil ditinggal dalam waktu lama (satu minggu atau lebih), musuh utama tangki bensin bukanlah pencuri, melainkan kondensasi atau pengembunan. Berikut adalah rincian bahaya yang mengintai:
1. Munculnya Karat Akibat Kondensasi
Di dalam tangki yang kosong, terdapat ruang udara yang luas. Perubahan suhu udara antara siang dan malam menyebabkan uap air di dalam tangki mengembun dan menempel pada dinding tangki.
- Dampaknya: Air yang mengendap akan memicu korosi atau karat pada tangki besi. Serpihan karat ini nantinya bisa menyumbat aliran bahan bakar.
2. Risiko Kerusakan Fuel Pump (Pompa Bensin)
Endapan karat dan kotoran yang timbul akibat tangki kosong akan mengendap di dasar. Saat mobil dinyalakan kembali, fuel pump akan bekerja ekstra keras menyedot sisa bensin yang kotor tersebut.
- Dampaknya: Filter bensin cepat tersumbat dan beban kerja pompa menjadi berat, yang berujung pada kerusakan komponen atau mobil mogok saat baru saja ingin digunakan kembali.
3. Perkembangan Bakteri pada Bahan Bakar Diesel
Jika mobil Anda bermesin diesel, membiarkan tangki kosong jauh lebih berbahaya. Ruang kosong yang lembap memicu pertumbuhan mikroorganisme atau bakteri yang sering disebut "Algae Diesel".
- Dampaknya: Bakteri ini membentuk lendir (gel) yang dapat menyumbat filter dan merusak sistem injeksi yang sangat sensitif.
Tips Persiapan Mobil Sebelum Ditinggal Mudik
Agar mobil tetap prima saat Anda pulang nanti, lakukan langkah-langkah pencegahan berikut:
| Langkah | Alasan |
|---|---|
| Isi BBM Full Tank | Meminimalisir ruang udara sehingga proses kondensasi tidak terjadi. |
| Cek Tekanan Ban | Tambahkan sekitar 2-3 psi dari tekanan normal untuk mencegah flat spot. |
| Cabut Aki (Jika Perlu) | Mencegah aki tekor akibat parasitic draw selama mobil tidak menyala. |
| Bersihkan Kabin | Memastikan tidak ada sisa makanan yang mengundang tikus masuk. |
Catatan Penting: Mengisi tangki hingga penuh sebelum ditinggal mudik bukan hanya soal kenyamanan agar tidak perlu antre bensin saat pulang, tapi merupakan langkah investasi perawatan untuk menjaga umur panjang komponen mesin Anda.
Jangan biarkan liburan mudik Anda berakhir dengan tagihan bengkel yang membengkak. Pastikan tangki bahan bakar terisi setidaknya 80% hingga penuh sebelum Anda mengunci pagar rumah. Dengan begitu, sistem pembakaran tetap bersih, dan mobil siap digunakan kembali untuk beraktivitas.
