Berubah Total! Nissan Evalia Hadir Kembali sebagai MPV PHEV yang Futuristik

Bagi Anda pecinta otomotif yang merindukan kehadiran multi-purpose vehicle (MPV) berdesain kotak alias boxy, bersiaplah menyambut kabar mengejutkan ini. Nissan Evalia, mobil keluarga yang sempat menjadi idola dengan pintu gesernya yang praktis, dilaporkan siap lahir kembali. Namun, kali ini ia tidak lagi mengandalkan mesin konvensional murni, melainkan bertransformasi total dengan mengadopsi teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Kehadiran kembali Nissan Evalia ini dipersiapkan oleh Zhengzhou Nissan, anak perusahaan dari Dongfeng Motor Group yang menangani lini kendaraan komersial dan joint venture Nissan di Tiongkok. Generasi terbaru ini dijadwalkan meluncur resmi pada kuartal keempat tahun 2026, tepatnya sekitar bulan Oktober mendatang.
Desain Futuristik Tanpa Kehilangan Identitas Boxy
Berdasarkan bocoran foto unit tanpa kamuflase yang beredar, Nissan Evalia versi terbaru membawa perubahan radikal di sektor eksterior, terutama pada bagian fascia depan.
- Wajah Baru yang Elektrik: Grille depan kini mengusung konsep tertutup khas kendaraan listrik masa kini (New Energy Vehicle) yang dibalut bingkai hitam futuristik, dipadukan dengan lampu utama berdesain modern.
- Siluet Ikonik Tetap Dipertahankan: Meski wajahnya berubah total, Anda tidak akan pangling saat melihatnya dari samping. Nissan Evalia tetap mempertahankan DNA aslinya dengan siluet bodi kotak, pilar A yang khas, serta pintu geser (sliding door) yang kini dilengkapi dengan tuas pintu horizontal yang lebih rapi.
- Penyegaran Kaki-Kaki: Sektor roda juga dipermanis dengan velg alloy bermotif baru yang memberikan kesan lebih kokoh.
Jantung Pacu PHEV yang Bertenaga dan Efisien
Kejutan terbesar dari kembalinya Nissan Evalia berada di balik kap mesinnya. Mesin bensin konvensional lama kini digusur dan digantikan oleh teknologi PHEV canggih yang diadopsi dari basis sedan Nissan N6.
Sistem penggerak ini mengawinkan mesin bensin berkapasitas 1.500 cc yang bertindak sebagai generator dan penyalur daya, berkolaborasi dengan motor elektrik berperforma tinggi. Tenaga tersebut disalurkan langsung ke roda depan (FWD).
Di atas kertas, motor elektriknya mampu menyemburkan daya hingga 208 hp, sementara mesin bensinnya memproduksi 101 hp. Kombinasi ini disokong oleh baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 21,1 kWh. Jika mengacu pada platform aslinya, sistem ini mampu membawa mobil melaju hingga 180 km hanya dengan mode Full EV (listrik murni).
Mengincar Pasar "Vanlife" yang Sedang Menjamur
Ada pergeseran strategi yang cukup menarik pada peluncuran Nissan Evalia generasi baru ini. Jika dulu ia murni diposisikan sebagai mobil keluarga harian atau kendaraan niaga ringan, kini Nissan Evalia membidik pasar yang lebih spesifik yakni Tren Vanlife dan Rekreasi Luar Ruangan.
Di Tiongkok, tren memodifikasi minivan menjadi campervan atau kendaraan rekreasi (RV) kompak sedang tumbuh sangat pesat. Oleh karena itu, Nissan Evalia terbaru ini diposisikan sebagai mild off-road PHEV MPV. Interiornya pun didesain ulang secara besar-besaran, menampilkan dasbor modern dengan layar monitor mengambang (floating screen) di bagian tengah, setir kemudi two-spoke kontemporer, namun tetap mempertahankan tombol AC fisik demi kemudahan operasional saat berkendara.
Berikut adalah ringkasan spesifikasi sementara dari Nissan Evalia PHEV generasi terbaru:
| Sektor | Spesifikasi Nissan Evalia PHEV |
|---|---|
| Mesin Bensin | 1.500 cc (101 hp) |
| Motor Elektrik | Maksimal Daya 155 kW (208 hp) |
| Baterai | LFP berkapasitas 21,1 kWh |
| Sistem Penggerak | Front-Wheel Drive (FWD) |
| Estimasi Peluncuran | Oktober / Kuartal IV - 2026 |
| Target Pasar Utama | Komunitas Vanlife & Rekreasi Ringan |
Estimasi Harga All New Nissan Evalia
Hingga saat ini Zhengzhou Nissan masih menutup rapat informasi harga resmi. Namun sejumlah sumber memperkirakan banderolnya tidak akan jauh berbeda dari model sebelumnya. Sebagai referensi, Nissan NV200 generasi terdahulu dijual pada kisaran 79.800 hingga 127.800 yuan. Jika dikonversi ke rupiah, angkanya setara sekitar Rp210 juta sampai Rp336 juta.
