BYD Atto 1 Generasi Kedua Makin Besar, Kini Pakai Penggerak RWD

BYD Atto 1 Generasi Kedua mulai terlihat di dealer China sebelum peluncuran domestiknya. Mobil listrik yang dikenal sebagai BYD Seagull di pasar asalnya ini mendapat sejumlah pembaruan pada desain, dimensi, sistem penggerak, dan teknologi bantuan berkendara.
Salah satu perubahan paling menarik adalah penggunaan penggerak roda belakang atau rear-wheel drive (RWD). Pembaruan ini membuat generasi terbaru tidak hanya berbeda dari sisi tampilan, tetapi juga dari konfigurasi teknisnya.
Dimensi Lebih Besar dan Motor Lebih Bertenaga
Dibandingkan generasi sebelumnya, Seagull terbaru memiliki bodi lebih panjang dan jarak sumbu roda yang bertambah. Perubahan tersebut berpotensi memberikan ruang kabin yang lebih lega.
Spesifikasi BYD Seagull Generasi Kedua
| Spesifikasi | BYD Seagull Generasi Kedua |
|---|---|
| Panjang | 4.205 mm |
| Lebar | 1.810 mm |
| Tinggi | 1.570 mm |
| Jarak sumbu roda | 2.650 mm |
| Tenaga motor listrik | 95 kW atau sekitar 127 hp |
| Pilihan baterai | 30 kWh dan 39,2 kWh |
| Jarak tempuh | 320–420 km (CLTC) |
| Sistem penggerak | RWD |
Data tersebut berasal dari laporan mengenai model untuk pasar China. Jarak tempuh CLTC juga tidak bisa langsung disamakan dengan hasil penggunaan sehari-hari.

Ada LiDAR dan Teknologi Bantuan Berkendara
Pembaruan lainnya terdapat pada teknologi bantuan pengemudi. Varian tertentu dilaporkan mendukung sistem DiPilot 300 dengan perangkat LiDAR untuk menunjang fungsi bantuan navigasi berkendara.
Mobil ini juga dikabarkan mendukung teknologi pengisian cepat yang memungkinkan baterai terisi dari 10% hingga 97% dalam sekitar sembilan menit dengan sistem pengisian yang sesuai. Klaim tersebut masih merujuk pada spesifikasi untuk pasar China.
Perlu dipahami bahwa istilah Navigate On Autopilot mengacu pada fitur bantuan berkendara, bukan berarti mobil sepenuhnya dapat menggantikan kendali pengemudi.
Apakah BYD Atto 1 Generasi Kedua Masuk Indonesia?
Meski sudah mulai terlihat di dealer China, generasi terbaru ini belum dipastikan akan dipasarkan di Indonesia.
Dalam laporan ANTARA pada 12 Oktober 2026, perwakilan BYD Indonesia menyatakan bahwa model tersebut saat ini masih disiapkan untuk pasar China. Belum ada rencana resmi untuk membawanya ke Indonesia, sementara pasar Tanah Air masih berfokus pada Atto 1 yang sudah dijual saat ini.
Dengan demikian, konsumen Indonesia masih perlu menunggu pengumuman resmi terkait jadwal peluncuran, harga, dan spesifikasi jika model ini nantinya dipasarkan di Tanah Air.
Perlindungan Mobil Listrik Bersama SCUTO
Perkembangan mobil listrik membuat kebutuhan perawatan kendaraan semakin beragam. Bagi pemilik mobil listrik yang ingin menjaga tampilan eksterior, Nano Ceramic Coating dapat dipertimbangkan sebagai perlindungan tambahan pada permukaan cat.
Pada Oktober 2026, SCUTO menghadirkan promo EV Protection Priority. Setiap pembelian Nano Ceramic Coating paket Gold, Luxor, Platinum, atau Signature mendapatkan Extra Garansi 2 + 2 Tahun.
Promo berlaku pada 1–31 Oktober 2026.
Konsultasikan kebutuhan perlindungan mobil listrik Anda di outlet SCUTO terdekat dan manfaatkan promo EV Protection Priority sebelum periode berakhir.

BYD Atto 1 Generasi Kedua menawarkan perubahan signifikan melalui bodi yang lebih besar, penggerak roda belakang, motor listrik 127 hp, serta pilihan teknologi bantuan berkendara.
Namun, model tersebut masih disiapkan untuk pasar China dan belum memiliki jadwal peluncuran resmi di Indonesia. Konsumen sebaiknya menunggu pengumuman BYD sebelum menganggap spesifikasi maupun fitur versi China akan tersedia pada model yang dijual di Tanah Air.
