Penjualan Omoda Jaecoo Meroket, Targetkan Hadir di 99 Negara pada 2027

Penjualan Omoda Jaecoo menunjukkan pertumbuhan pesat sejak memasuki pasar otomotif global. Dalam waktu sekitar 3,5 tahun, merek otomotif asal China ini mengklaim telah membukukan penjualan kumulatif lebih dari 1,4 juta unit di berbagai negara.
Pencapaian tersebut mendorong Omoda Jaecoo untuk memperluas jangkauan pasarnya. Pada 2027, perusahaan menargetkan kehadiran di 99 negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Kanada.
Penjualan Omoda Jaecoo Tembus 1,4 Juta Unit
CEO Omoda Jaecoo International, Shawn Xu, mengungkapkan bahwa penjualan kumulatif global perusahaan telah melampaui 1,4 juta unit dalam kurun waktu 3,5 tahun.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator pertumbuhan merek yang relatif baru di industri otomotif. Omoda Jaecoo juga memasang target penjualan lebih dari 800.000 unit sepanjang 2026, atau meningkat sekitar 110 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Target tersebut didukung oleh perkembangan penjualan di sejumlah pasar internasional, mulai dari Eropa hingga Asia dan Amerika Selatan.

Omoda Jaecoo Tumbuh di Berbagai Negara
Pertumbuhan Omoda Jaecoo terlihat dari kinerja penjualannya di sejumlah negara. Di Inggris, merek ini menempati posisi kedua dalam daftar merek mobil terlaris selama Agustus dan September 2026. Model Jaecoo J7 bahkan menjadi mobil terlaris di Inggris sepanjang September.
Di Prancis, penjualan Omoda Jaecoo mencapai 3.000 unit dalam enam bulan sejak peluncuran. Secara kumulatif, penjualannya di negara tersebut telah menembus 10.000 unit.
Sementara itu, penjualan bulanan di Spanyol dan Italia masing-masing telah melampaui 4.000 unit. Di Brasil, angka penjualan bulanannya juga mencapai lebih dari 6.500 unit.
Omoda Jaecoo turut mencatatkan perkembangan positif di Thailand dan Pakistan. Di Thailand, merek ini berhasil masuk tiga besar merek terlaris, sedangkan di Pakistan posisinya mencapai peringkat keempat setelah enam bulan sejak peluncuran.
Penjualan Jaecoo di Indonesia Masuk 10 Besar
Pasar Indonesia juga menjadi salah satu kontributor pertumbuhan Jaecoo. Berdasarkan data penjualan retail yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jaecoo menempati posisi kedelapan dalam daftar merek mobil terlaris sepanjang 2026.
Hingga periode data yang diberitakan, Jaecoo telah mencatatkan penjualan retail sebanyak 26.886 unit dengan pangsa pasar sekitar 4 persen.
Capaian tersebut memperlihatkan perkembangan merek ini di tengah persaingan industri otomotif nasional. Pasar Indonesia pun menjadi bagian penting dari ekspansi Omoda Jaecoo di kawasan Asia.

Bidik Jepang, Korea Selatan, dan Kanada pada 2027
Saat ini, Omoda Jaecoo telah memasuki 79 negara dengan dukungan lebih dari 1.700 dealer. Perusahaan belum berhenti memperluas jangkauannya dan menargetkan kehadiran di 99 negara pada 2027.
Shawn Xu menyebut Jepang, Korea Selatan, dan Kanada sebagai beberapa pasar yang menjadi sasaran ekspansi berikutnya. Selain memperluas wilayah pemasaran, perusahaan juga berencana memperdalam lokalisasi konten di pasar yang disambangi.
Ekspansi tersebut akan menjadi langkah lanjutan Omoda Jaecoo untuk memperkuat posisinya di industri otomotif global. Namun, pencapaian target tersebut tetap bergantung pada pelaksanaan strategi perusahaan dan perkembangan masing-masing pasar.
Persaingan Merek Otomotif Global Semakin Ketat
Pertumbuhan Omoda Jaecoo memperlihatkan bagaimana merek otomotif baru berupaya membangun pasar di berbagai negara dalam waktu relatif singkat. Performa penjualan di Eropa, Asia, dan Amerika Selatan menjadi modal perusahaan untuk memperluas jangkauan bisnisnya.
Bagi industri otomotif, ekspansi ke lebih banyak negara juga berarti menghadapi karakter konsumen, regulasi, serta tingkat persaingan yang berbeda-beda. Keberhasilan Omoda Jaecoo selanjutnya akan ditentukan oleh kemampuannya mempertahankan pertumbuhan penjualan sekaligus menyesuaikan strategi dengan kebutuhan pasar lokal.
