Prediksi Harga BBM 1 April 2026: Siap-Siap Kantong Melilit?

Prediksi harga BBM 1 April 2026: Non-subsidi berpotensi naik, Pertalite tetap.
Menjelang awal bulan April 2026, jagat media sosial mulai ramai dengan desas-desus kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Bagi Anda para pemilik kendaraan, informasi ini tentu sangat krusial untuk mengatur anggaran transportasi bulanan.
Berdasarkan dinamika pasar minyak global dan situasi geopolitik di Timur Tengah, para pengamat memprediksi adanya penyesuaian harga, terutama untuk jenis BBM non-subsidi. Lantas, bagaimana dengan harga BBM subsidi? Simak lengkapnya di bawah ini.
Mengapa Harga BBM Berpotensi Naik?
Ada beberapa faktor utama yang mendorong kemungkinan kenaikan harga BBM per 1 April 2026:
- Konflik Geopolitik: Ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan Iran-Israel memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak di Selat Hormuz.
- Harga Minyak Dunia: Harga minyak mentah jenis Brent dilaporkan sempat menyentuh angka di atas 100 USD per barel.
- Kurs Rupiah: Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut mempengaruhi biaya impor minyak mentah Indonesia.
Prediksi Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi
Ekonom dari Universitas Airlangga (Unair), Wisnu Wibowo, memprediksi bahwa kenaikan harga BBM non-subsidi (seperti Pertamax series dan Dex series) berkisar antara 5% hingga 10%.
Meskipun sempat beredar kabar viral (hoaks) yang menyebutkan harga Pertamax akan melonjak hingga Rp17.000, pihak Pertamina dan Kementerian ESDM telah membantah informasi tersebut. Namun, penyesuaian tetap mungkin terjadi mengikuti mekanisme pasar global (MOPS dan Argus).
Daftar Harga BBM Pertamina Saat Ini (Hingga 31 Maret 2026)
Berikut adalah referensi harga untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya:
| Jenis BBM | Harga Per Liter | Status Prediksi |
|---|---|---|
| Pertalite (RON 90) | Rp10.000 | Tetap (Subsidi) |
| BioSolar | Rp6.800 | Tetap (Subsidi) |
| Pertamax (RON 92) | Rp12.300 | Potensi Naik |
| Pertamax Green 95 | Rp12.900 | Potensi Naik |
| Pertamax Turbo | Rp13.100 | Potensi Naik |
| Dexlite | Rp14.200 | Potensi Naik |
| Pertamina Dex | Rp14.500 | Potensi Naik |
Nasib BBM Subsidi: Pertalite & BioSolar Aman?
Kabar baik bagi masyarakat luas, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa pemerintah tidak berencana menaikkan harga BBM subsidi.
"Yang penting untuk BBM subsidi tidak ada kenaikan harga," tegas Laode Sulaeman dalam klarifikasinya baru-baru ini.
Langkah ini diambil pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan laju inflasi di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Tips Menghadapi Kenaikan Harga BBM
berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
- Pantau Pengumuman Resmi: Selalu cek harga terbaru di website resmi Pertamina atau aplikasi MyPertamina setiap tanggal 1 pukul 00.00 WIB.
- Servis Kendaraan Rutin: Kendaraan yang terawat cenderung lebih hemat konsumsi bahan bakar.
- Gunakan BBM Sesuai Kompresi: Menggunakan RON yang tepat (misal Pertamax untuk mesin kompresi tinggi) justru membuat mesin lebih awet dan efisien dalam jangka panjang.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai besaran pasti kenaikan harga per 1 April 2026. Namun, besar kemungkinan kenaikan hanya menyasar BBM non-subsidi akibat gejolak harga minyak dunia.
